Minggu, 16 Agustus 2015

Cerpen Dubsmash



Dubsmash


“Y
ou, do you think i’m cute? Yes or no? Yes? Haha hahahaha”

Dubsmash atau video dubbing ini sedang ramai di kalangan masyarakat. Dari anak-anak sampai orangtua membuat video tersebut. Tak terkecuali aku. Aku dan Silvi sahabat ku tak ingin ketinggalan zaman. Kami membuat video tersebut dengan alasan “Biar kekinian” hahaha.

(04 Agustus 2015)
Drrrttt... suara handphone ku bergetar tanda ada pesan masuk. Segera ku lihat, dan ternyata dari Silvi.

From : Silvi
Yen ada yang minta pin lu
To : Silvi
Siapa pi?
From : Silvi
Namanya Herul
To : Silvi
Ko bisa minta pin gue?
From : Silvi
Iya kan pacar gue sama si Herul liat video dubsmash kita. Terus dia minta pin lu
To : Silvi
Oh yaudah kasih aja

Benar saja, beberapa saat kemudian ada yang meng invite bbm ku nama kontaknya Herul Anwar. Tanpa pikir panjang langsung ku acc kontak tersebut.

(05 Agustus 2015)
PING!!!
PING!!!
PING!!!

Nada bbm ku berbunyi tanda ada bbm masuk. Setelah kulihat ternyata dari Herul, teman Silvi.

            Iya apa?
Yenti temen silvi?
                Iya, kenapa gitu?
Pngen knalan boleh??
                Iya boleh
Anak amaliah bukan?
                Iya bener
Spj amat :D jngan spj lah biasa ajh :D
Atuh kan bingung mau bales apa hahaha maaf atu maaf

Setelah berbincang-bincang cukup lama. Akhirnya kami memutuskan untuk bertemu malam ini pukul 19:30 WIB.

Selama bertemu, kami hanya membicarakan obrolan ringan. Hanya beberapa menit obrolan berlangsung, kami memutuskan untuk menyudahi obrolan dan pulang ke rumah masing-masing. Meskipun hanya beberapa menit, tapi dapat ku simpulkan bahwa Herul adalah pria yang baik.

Tak cukup malam itu kami bertemu. Herul mengajak ku untuk bertemu kembali hari jumat di tempat dan jam yang sama.

(07 Agustus 2015)
Dari maghrib hingga malam, hujan tak henti-henti nya mengguyur kota Bogor. Aku jadi berpikiran, sepertinya kami tak jadi bertemu malam ini.

Drrttt... drrttt... drrttt. Tanda ada panggilan masuk. Dan ternyata dari Herul. Langsung ku angkat panggilan tersebut.

Iya hallo
Yen, hujan nya gede ey kayaknya gajadi ketemu. Gapapa?
Oh iya gapapa rul
            Ketemunya besok aja yah?
Oh iya oke
                Oke udah dulu yah dadah
Ah iya dadah

Satu sisi aku merasa kecewa karena tak jadi bertemu, tapi satu sisi aku merasa senang karena ini pertama kalinya Herul menelepon ku.

(08 Agustus 2015)
Akhirnya hari yang ku nantikan datang juga. Aku tidak sabar bertemu ia lagi. Tapi aku takut rencana bertemu kita gagal seperti kemarin.

Seperti biasa, aku dan Herul saling mengirim pesan singkat. Hingga ada satu pesan yang membuatku terkaget.

From : Herul
Yen, Herul mau nembak yenti tapi nanti yenti jawab jujur yahJ
To : Herul
Nembak apa rul? Mati dong aku di tembak? Hahaha
From : Herul
Bukan nembak pake pistol atuh yen. Nanti aja deh pokoknya Herul mau ngomong

Entah memang dia polos atau apa. Yang jelas dia mampu membuat aku tertawa sekaligus terharu.

Jarum jam menunjukkan pukul 19:30 WIB. Aku bersyukur malam ini tidak turun hujan. Itu artinya aku bisa bertemu dengan dia malam ini. Aku sudah siap dengan baju biru, cardigan pink serta rok cokelat dan kerudung biru. Beberapa menit aku menunggu kabar dari dia. Hingga akhirya dia memberi aku kabar bahwa ia akan menemuiku pada pukul 20:00 WIB menunggu pacar Silvi selesai mandi. Karena pacar Silvi juga mau sekalian ngapel katanya hahaha.

Setelah Herul memberi kabar bahwa ia telah sampai di depan gang rumahku. Aku segera menemuinya. Seperti biasa setiap bertemu kita pasti berjabat tangan. Obrolan demi obrolan kami nikmati. Hingga akhirnya dia mengatakan sesuatu.

Yen, Yenti single kan?
                Engga, kenapa emang?
Eh ko engga?
                Engga salah maksudnya hehe
Oh hehe, Yen, Yenti mau gak...

Catatan : ending nya ngegantung? engga ko. kalian pasti tau lah kelanjutannya seperti apa hahahaha


Tidak ada komentar:

Posting Komentar